Suara Sepi

Suara Sepi
Hanya suara sepi yang kudengarkan selalu,
Tak ada lagi suaramu untuk menemani hari-hariku,
Terkadang aku berfikir, ini sulit
Tapi, bukankah setelah kesulitan ada kemudahan,
Itu yang selalu aku harapkan dengan segera.
Bayangmu bagaikan rintangan yang harus selalu kuhapus,
Entah bagaimana caranya agar lekas melebur bayanganmu itu,
Mungkin melalui tulisan-tulisan sampah, aku bisa meleburkan bayangmu itu.

0 Response to "Suara Sepi"

Post a Comment

memainkan jari jemari

jari jemariku seakan mengisyaratkan untuk mengutarakan apa yang sedang dicerna oleh pikiran "tak kunjung juga engkau berhenti member...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel